Oleh:.... Mouyawi bidakai pekei
mana kalah aku tahu sejarah asal mula orang MEE, pasti ku
ceritakan padamu....andaikan batu, kayu, air, dapat berbicara mungkinlah kita
akan tahu jati diri kita yang sebenarnya.....tetapi smua itu baik, mari kita
menyembah Yesus Ugatame sang pencipta langit dan bumi
Kebudayaan adalah seluruh karya / hasil karya yang bisa
dipegang / diraba atau tidak bisa diraba.. kebudayaan juga dibagi menjadi dua
bagian yaitu kebudayaan imaterial ,dan Kebudayaan Material sebagai berikut:..
1).Kebudayaan Imaterial
kebudayaan imaterial artinya kebudayaan yang tidak bias dirabah contohnya
kesenian,
hukum
budaya dll.
2).Kebudayaan material
kebudayaan material, artinya kebudayaan yang bisa
diraba /dirasakan contoh ukir-ukiran
dll
System dari budaya ini adalah suatu hubungan yang tersusun
dari beberapa bagian atau hubungan yang berlangsung diantara satuan-satuan atau
komponen-komponen secara teratur. Dengan demikian system budaya dapat diartikan
sebagai seperangkat ilmu pangetahuan pandangan hidup, keyakinan, nilai, normal,
aturan hukum yang menjadi milik suatu masyarakat melalui suatu proses belajar
yang kemudian memacu manata, menilai, menginterpertasikan sejumlah benda dalam
lingkungan bersangkutan.
Sebelum kita membahas bagaimana cara pesta
budaya suku-MEE kita perlu tahu apa arti dari -Mee itu sendiri, MEE
adalah orang atau manusia, yang berarti Manusia pertama, Suku MEE terletak didataran tinggi pegunungan papua yang kini
disebut kabupaten paniai, panai mempunyai keaneka alam yang sangat menarik dan
sangat alami yang terdiri dari danau, sungai dan pegunungan. Mata pencaharian
suku –MEE yaitu sebagi Nelayan Dan berkebun
atau bercocok tanam, agama yang dianut yaitu agama Kristen Protestan, Katolik,
dan agama Bunani yaitu kepercayaan dahulu sebelum injil masuk sampai kini
tua-tua orang Suku –MEE sebagian masih menganutnya. Mengapa
kepercayaan Bunani ini masih dianut oleh tua-tua suku –MEE? Kepercayaan bunani ini bukan kepercayaan berhala tetapi
dahulu kala sebalum injil masuk di paniai pernah hidup seseorang yaitu dalam
bahasa –MEE (Koya Daba) yang perbuatan /
mujizatNya sama dengan Alkitabia dan ke 10 hukum taurat apabila diterjemakan,
sehingga mereka menyadari sebelum injil masuk kepercayaan kepada yang maha
kuasa (Allah, Koya Daba ) sudah dianut. Dipaniai.
1. Pesta Adat Yuwo
yaitu Pesta adat Acara Kaum Orang Kaya, pesta ini diadakan apabila
setiap
orang yang mau memamerkan kekayaan kepada orang lain ( seperti potong babi
atau Ekina ).
2.Pesta Adat Emaida Yaitu Pesta adat cari jodoh, Pesta
ini diadakan kapan saja tergantung
desa atau kampung mana yang
mengundang muda-mudi atau laki-laki yang ingin
mengawini istri lebih dari satu
tetapi dibatasi kaum wanita yang sudah mempunyai suami
pesta ini diadakan di dalam rumah/ Emawa.
Tempat rumah adat khusus.
3. Pesta Adat Yibu yaitu pesta adat dalam ikatan
keluarga seperti ulang tahun, anak lahir, orang meninggal, nikah., yang diadakan pada rumah adat atau
rumah sendiri
4. Peata Adat Tauwan Yuwo yaitu pesta Natal / hari besar
keagamaan. Yang biasa dilakukan pada lingkungan keluarga, gereja / Bunani. Tadi
telah diuraiakn diatas bahwa pesta adat Tauwan Yuwo sejak dahulu tua-tua suku
–ME telah mengenal kelahiran dan kematian Sang Pencipta yaitu Koya Daba (
Ugatame ) dengan mempunyai sejarah Sang Pencipta yang telah Lahir di daerah
Suku Dani dan Mati dibunuh Dipaniai dengan itu ada bukti jejak kaki yang
bermula dari wamena sampai kepaniai.
Cara perhitung bulan
tua-tua suku –ME untuk mengadakan pesta adat Tauwan Yuwo atau natal yaitu
Dilihat Bulan Pada Malam Hari yang terbit tepat diujung timur, itulah yang
menandakan pergantian bulan sampai bulan ke 12 barulah diadakan pesta adat
Tauwan Yuwo atau natal. Dari ke empat Pesta Adat diatas yang masih dilakukan
sampai saat ini yaitu Pesta Adat Emaida, Yibu, dan Tauwan Yuwo sedangkan Yuwo
tidak dilakukan lagi karena sudah banyak orang yang mempunyai banyak kekayaan
sehingga malu untuk memamerkan kekayaannya kepada orang lain.
Salam.......MEEUWOO
Oleh: melkipekey@gmail.com
